Menganalisa Risiko Resesi atau Krisis Ekonomi Pada Skema Investasi Peer To Peer Lending

Bank vs P2P Lending

Setiap Investasi memiliki risikonya masing-masing. Ada yang memiliki risiko tinggi ada pula yang memiliki risiko lebih rendah. Semuanya tergantung pada bagaimana sistem investasi tersebut bekerja dan bagaimana return yang akan dihasilkan nantinya

Dalam investasi, konsep high risk high return merupakan konsep dasar yang harus selalu dipegang teguh. Konsep high risk high return merupakan konsep dimana suatu investasi memiliki tingkat risiko yang berbanding lurus dengan return yang akan didapat nantinya. Dengan kata lain, ketika Anda melakukan investasi pada suatu skema investasi yang memiliki risiko tinggi maka akan menjanjikan tingkat pengembalian yang tinggi pula, pun begitu sebaliknya.

Setiap investasi, termasuk investasi jangka pendek paling menguntungkan seperti Mekar sekalipun tetap memiliki risiko dalam praktiknya. Risiko tersendiri terbagi menjadi beberapa macam, salah satunya adalah risiko yang disebabkan karena resesi atau krisis ekonomi. Lalu, bagaimana dampak resesi atau krisis ekonomi terhadap invetasi peer to peer lending yang tengah diminati saat ini?

Seperti yang dilansir Wikipedia, Resesi adalah suatu kondisi dimana produk domestic bruto (GDP) mengalami penurunan atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negative selama dua kuartal atau lebih selama satu tahun. Kondisi ini merupakan kondisi yang tidak diharapkan oleh semua orang namun bisa terjadi pada Negara manapun di dunia ini. Saat kondisi ekonomi sedang resesi, bisnis dan investasi apapun akan terkena dampaknya, tidak terkecuali skema investasi peer to peer lending.

Pada skema investasi peer to peer lending, ketika kondisi ekonomi mengalami resesi, risiko investasi akan lebih tinggi. Hal tersebut disebabkan ketika kondisi ekonomi sedang resesi, bisnis yang dijalankan oleh pihak peminjam juga akan terkena dampaknya. Akibatnya, besar kemungkinan para peminjam atau debitur akan kesulitan untuk membayarkan pinjamannya kepada Anda selaku pihak peminjam. Oleh karena itu, sebelum bergabung dalam skema investasi peer to peer lending, pastikan Anda telah mengetahui bagaimana kondisi perekonomian terkini termasuk pergerakan kondisi ekonomi kedepannya dari pakar ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *