Arti Nama Di Balik Perusahaan Perusahaan Raksasa Teknologi Informasi Dunia

Berkat teknologi, dunia ini bekembang begitu pesat dan sangat kompleks. Kecepatan perkembanganya bahkan rasanya sulit untuk diikuti. Kita rasa-rasanya seolah berada satu tingkat di belakang teknologi. Setiap hitungan menit, ada banyak teknologi tercipta dan ribuan informasi tersedia. Itu artinya sebelum kita mengetahui teknologi apa itu, teknologi baru sudah hadir kembali menggantikan teknologi lama yang bahkan belum kita ketahui dan pelajari. Sontoh sederhanya saja, sebarap banyak website yang tercipta dalam satu hari, ada ratusan ribu mendaftarkan domain dalam sehari. Bisa dibayangkan bila satu bulan berapa banyak informasi yang tersedia.

Meski demikian, hanya ada beberapa perusahaan besar yang berhasil menjadi penguasa atas perusahaa-perusahaan teknologi kecil lainya yang ada di dunia. Sebut saja Google, Microsoft, Apple atau Intel. Mereka adalah perusahaan teknologi terbesa di dunia yang menguasai perusahaan teknologi lainya. Tapi mereka tidak melakukanya dengan singkat. Mereka melakukanya dengan jalan panjang dan berliku hingga akhirnya menjadi pemimpin perusahaan teknologi di dunia. Perusahaan IT di Indonesia sistech kharisma adalah salah satu perusahaan teknologi yang ada di Indonesia yang juga ingin menjadi perusahaan terbesar dengan komitmen menghadirkan layanan “One Stop IT Solution and IT Distributor Indonesia.” Perusahaan ini adalah perusahaan yang sangat cocok untuk menjadi mitra publik sekaligus mitra para perusahaan teknologi lainya di dunia.

Tapi sebelum menjadi perusahaan besar di dunia, ada baiknya setiap perusahaan teknologi mengenal bagaimana perusahaan teknologi semacam Google, Microsoft, Apple atau Intel menjadi begitu besar dengan nama-nama mereka. Tidak ada jalan mudah untuk menggapai semua itu. Mereka memiliki rekam jejak dan sejarah kehidupan sendiri.

  1. Intel

Didirikan oleh Gordon E. Moore, Robert Noyce dan juga Arthur Rock sebagai investor pertama di Mountain View, California pada 1968. Hanya untuk sebuah nama Intel saja mereka harus berjuang melakukan pembelian hak cipta dari sebuah hotel bernama Intelco. Ya, nama Integrated Electronics yang disingkat sebagai Intel sudah terlebih dahulu terdaftar atas nama sebuah hotel. Jadi mereka harus berjuang demi mendapatkan nama itu. jadi jangan dikira kalau nama itu tidak penting ya.

  1. Google

Didirikan oleh duo Larry Page dan Sergey Brin,  alumnus Stanford University, Amerika Serikat,. Sebuah universitas yang cukup terkemuka di Amerika sana. Awalnya tidak ada nama Google, yang ada adalah nama Googol yang diketahui sebagai medin pencari online yang mampu menampilkan berbagai hasil pencarian dari berbagai situs. Sayangnya investor mereka salah sebut nama. Bukanya menginvestorkan uang pada Googol, tapi malah ke Google. Tapi menurut keduanya, nama itu jauh lebih menarik.

  1. Microsoft

Didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tahun 1975. Microsoft bukanlah nama yang sama sekali tidak memiliki arti. Ia berasal dari kata microcomputers dan software. Jadi sudah bisa dengan jelas menggambarkan perusahaan apa itu. di awal-awal nama Microsoft ditulis dengan terpisah, Micro-soft. Tetapi kemudian di daftarkan dengan nama tunggal bukan terpisah sebagai Microsoft oleh pada tahun 1976.

  1. Apple

Berikutnya ada nama Apple. Ada banyak versi cerita tentang bagaimana nama ini diambil. Tapi sang pendiri bercerita melalui sebuah buku, bahwa Apple memang diambil dari nama buah apel. Hal ini tak lepas karena ini pernah diet dan memakan buah itu. sepontan ia memutuskan menggunakan nama itu.

Ada yang sederhana dan ada yang penuh liku demi hanya sebuah nama. Tapi sekali lagi, nama bukanlah tanpa arti bagi sebuah perusahaan besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *