Jenis dan Fungsi Paku yang Mungkin Belum Anda Tahu

Setiap konstruksi bangunan pasti membutuhkan bahan material yang kuat dan berkualitas. Dari banyaknya bahan material yang akan digunakan, jangan sepelekan kehadiran dari benda kecil bernama paku. Secara definisi, paku adalah material yang terbuat dari besi dan memiliki ujung yang runcing. Meski berukuran kecil, paku memiliki peranan yang cukup vital bagi pembangunan. Hampir bisa dipastikan, semua jenis konstruksi bangunan akan membutuhkan paku sebagai bahan baku utamanya, mulai dari bangunan rumah, kantor, hotel, apartemen, rumah sakit, dan sebagainya.

Mungkin banyak dari Anda yang tidak menyangka jika paku memiliki jenis dan fungsi yang sangat beragam. Sebagai contoh simpel, Anda tidak bisa menggunakan paku kayu untuk memaku dinding beton. Itulah mengapa, Anda perlu mengetahui uraian dari setiap jenis paku yang ada di pasaran, agar tidak salah dalam memakainya. Berikut kami berikan beberapa jenis paku beserta fungsinya, diantaranya:

  1. Paku Kayu

Jenis ini adalah paku yang paling sering dan paling banyak digunakan. Seperti namanya, paku kayu hanya bisa digunakan untuk memaku bahan-bahan yang tidak terlalu tebal, seperti memaku pigura, papan, triplek, kayu blok, serta jenis-jenis kayu lainnya. Paku kayu memiliki kekuatan yang relatif lebih lemah. Daya tembusnya tidak akan kuat untuk bahan-bahan yang lebih keras dari kayu.

  1. Paku Payung

Sama seperti namanya, paku ini memiliki atap di bagian atasnya yang mirip dengan bentuk payung. Bukan hanya dari bentuknya saja yang sama, paku jenis ini juga memiliki fungsi dan prinsip yang sama dengan payung, yakni melindungi kita dari tetesan air hujan.

Paku payung sering digunakan untuk menyambungkan lembaran-lembaran seng. Karena seng memiliki tekstur yang bergelombang, paku payung berguna untuk mengurangi resiko bocornya atap rumah. Lubang hasil pakuan yang ada di lembaran-lembaran seng, akan ditutupi oleh paku payung sehingga mengurangi resiko masuknya air.

  1. Paku Beton

Jika Anda bertanya apakah jenis paku yang paling kuat, inilah jawabannya. Paku beton dibuat dari besi baja berkekuatan tinggi. Paku jenis ini memang didesain untuk bisa menembus lapisan semen dan dinding beton yang keras. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pilihlah paku beton yang berwarna putih. Biasanya, paku dengan warna putih memiliki kualitas dan kekuatan yang lebih baik dibandingkan paku beton yang berwarna hitam.

Tetapi sebagai konsekuensinya, jenis ini memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan paku kayu dan paku payung.

Itulah ketiga jenis paku yang sangat umum beredar di pasaran. Anda perlu menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk turut mempertimbangkan harga paku yang Anda butuhkan, Anda dapat melihat daftar harga paku terbaru di sini >> harga paku. Semoga setelah membaca ini, Anda bisa lebih bijak dalam menggunakan paku sesuai fungsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *